Tokoh Agama Dan Ormas Islam Kecam Aksi Teror

Pernyataan kecaman dan keprihatinan atas aksi teror di Makasar datang dari tokoh agama dan ormas islam di Kab. Kudus karena tidak sesuai ajaran agama manapun.

Ketua FKUB Kab. Kudus (Dr. H. Ikhsan, M.Ag) menyampaikan keprihatinan dan menyayangkan terjadinya bom buhuh diri di Makasar karena tidak sesuai dengan ajaran manapun.

Drs. H. Asyrofi selaku Ketua PCNU Kab. Kudus menyesalkan dan mengecam peristiwa bom bunuh diri di Depan Gereja Katedral Makasar, karena bertentangan dengan ajaran agama dan budaya Indonesia. Agama apapun tidak membenarkan bom bunuh diri, pihaknya berharap tidak terulang lagi.

Ketua PD Muhamadiyah Kudus (DR. H. Ahmad Hilal Madji, M.Pd) menyatakan pihaknya bersedih atas peristiwa bom bunuh diri di Depan Gereja Katedral Makasar karena bertengangan dengan ajaran Islam Rahmatan Lil Alamin. Kita semua tidak boleh menuju kematian meskipun kematian adalah takdir, namun kita tidak boleh melakukannya apalagi sampai membunuh sama, semoga kedepan kita semakin sadar akan persaudaraan kita ssbagai satu bangsa, Indonesia.

Sementara itu beberapa tokoh ormas dan komunitas di Kab. Kudus juga menyampaikan kecamannya. Dasa Susila, S.Pd (Ketua PC GP Ansor Kudus) mengutuk keras aksi bom bunuh diri di Komplel Gereka Katedral Makasar. Pihaknya mengajak untuk melawan bersama perilaku biadab yang mengatasnamakan agama sebagai pembenar. Hal yang sama juga diungkapkan Ustadz Norkhan, S.E selaku tokoh komunitas dan tokoh agama di Kab. Kudus. Pihaknya menghimbau kepada semua pihak intuk mensikapi dan mengutuk bom bunuh diri, karena bunuh diri itu dilarang dan dilaknat Allah SWT. Kita semua berharap agar peristiwa seperti itu tidak terjadi lagi dimasa yang akan datang.

Pasca bom bunuh diri, jajaran Polres Kudus juga meningkatkan pengamanan di sejumlah gereja dan titik-tidak rawan gangguan kamtibmas khususnya aksi teror. Polres Kudus berharap semua pihak tidak terpengaruh isu dan propaganda terkait peristiwa tersebut, pihaknya juga mengajak semua elemen untuk bersinergi untuk melawan sehingga kondusifitas wilayah Kab. Kudus tetap dapat terpelihara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *