Polres Kudus Bekali 397 Pelajar SMA Negeri 1 Mejobo Hadapi Era AIdan Kejahatan Siber

Kudus – Polres Kudus kembali menyasar kalangan pelajar untuk meningkatkan pemahaman terkait kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kali ini, sebanyak 397 siswa SMA Negeri 1 Mejobo mengikuti Pelatihan Paham AI, Selasa (8/9/2026).

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Kudus membekali generasi muda agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif sekaligus memahami berbagai risiko yang muncul di ruang digital.

Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasat Binmas Polres Kudus AKP I Kadek Dwi Pramartha Putra mengatakan, perkembangan AI harus diimbangi dengan pemahaman digital.

“AI berkembang sangat cepat dan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, pelajar perlu memahami cara memanfaatkan teknologi ini secara bijak, kreatif dan bertanggung jawab,” kata AKP Kadek.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan dengan platform Senopati Academy. Siswa mendapatkan materi mengenai AI, termasuk pembelajaran teknik prompt, permainan interaktif, eksplorasi karier, pemetaan potensi diri, informasi beasiswa dan pendidikan luar negeri.

Tak hanya itu, siswa juga diperkenalkan dengan fasilitas simulasi IELTS dan TOEFL yang dapat digunakan sebagai sarana belajar serta persiapan menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

Pelatihan dikemas secara interaktif. Para peserta terlebih dahulu mengikuti pre-test, kemudian mendapatkan materi pembelajaran melalui sejumlah modul. Setelah itu, hasil pembelajaran dievaluasi melalui post-test.

Polres Kudus juga memberikan edukasi mengenai potensi ancaman di dunia maya melalui cerita interaktif JEDA. Materi tersebut mengajak pelajar memahami bahwa kejahatan siber dapat terjadi dalam berbagai bentuk dan menyasar berbagai kalangan.

“Kami ingin siswa tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga memahami risikonya. Jangan sampai kemajuan AI justru dimanfaatkan untuk hal-hal yang melanggar hukum atau membuat mereka menjadi korban kejahatan siber,” jelasnya.

Salah seorang siswa SMA Negeri 1 Mejobo mengaku mendapatkan pengetahuan baru setelah mengikuti pelatihan tersebut. Ia menyebut materi AI yang diberikan membuat siswa lebih memahami pemanfaatan teknologi untuk kebutuhan pendidikan maupun pengembangan diri.

“Pelatihannya menarik karena kami tidak hanya dikenalkan dengan AI, tetapi juga diajarkan bagaimana menggunakannya dengan benar. Kami juga mendapat informasi tentang karier dan pendidikan,” ujar siswa tersebut.

Sebanyak 397 siswa mengikuti rangkaian Pelatihan Paham AI hingga selesai. Seluruh peserta juga mendapatkan sertifikat sebagai bukti telah mengikuti kegiatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *