Polsek Undaan Bekuk Pencuri Kotak Amal Masjid

POLRESKUDUS.COM, Kudus – Salah satu pelaku pencurian kotak amal di Masjid Jami’ Desa Kalirejo Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus berhasil diamankan Polsek Undaan Polres Kudus.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat (4/12) sekitar pukul 04.30 Wib. Awalnya, warga yang rumahnya bersebelahan dengan Masjid tersebut menaruh curiga karena di kompleks masjid ada suara seperti uang receh berjatuhan.

“Setengah 5 tadi pagi ada saksi mendengar suara krincing jatuh di lantai. Kemudian warga ada yang bilang itu mencuri kotak amal. Warga melihat kotaknya sudah rusak. Kemudian warga mendengar suara blak – blak di sebelah masjid,” ucap AKBP Aditya.

Ditambahkan Kapolres, warga selanjutnya mencari seorang pria yang diduga sembunyi di sekitar masjid. Warga juga menghubungi Polsek Undaan. Singkat cerita personil Polsek Undaan Polres Kudus dan warga melakukan penyisiran disekitar lokasi dan menemukan pria sedang bersembunyi di sebelah masjid. Pria tersebut diketahui berinisial MN (21) warga Kecamatan Undaan yang selanjutnya kami amankan.

“Diintip sama saksi (warga), kemudian telpon Polsek Undaan, setiba dilokasi anggota kami masuk, ditemukan seorang yang sedang sembunyi di sebuah lubang dengan posisi gelantungan (bersembunyi) samping masjid,” jelasnya.

Menurutnya, warga yang berada dilokasi merasa kesal dan melampiaskan dengan membakar sepeda motor yang diduga milik pelaku. Beruntung pelaku tidak diamuk massa. Pelaku kemudian berhasil diamankan Polsek Undaan. 

“Tapi pelaku ditanya bukan motornya, tapi ada pelaku dua lainnya. Temannya yang dua berhasil kabur. Informasi bersangkutan mereka melnacarkan aksinya bertiga. Dua kabur, satu diamankani,” imbuhnya.

Dari tangan pelaku, kami mengamankan barang bukti uang tunai Rp 346 ribu dan dua kotak amal yang kondisinya sudah rusak.

“Barang bukti ada uang tunai Rp 346 ribu. Kemudian dua kotak amal sudah dijebol. Pengakuan tersangka duit tunai dari minimarket, tapi masih kita selidiki,” ujarnya.

Kini satu pelaku sudah diamankan sedangkan dua pelaku lainnya kabur dan diburu polisi. Pelaku kata diancam pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun.

“Tim sudah memburu dua pelaku yang berhasil melarikan diri, semoga secepatnay dapat tertangkap. Untuk pelaku dijerat Pasalnya 363 tentang pencurian dengan pemberatan,” pungkas Kapolres.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *