Goes to School, Strategi Edukatif Polri Membangun Generasi Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Pelajar

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat pendekatan preemtif dan preventif dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas melalui program Goes to School. Program ini menjadi salah satu upaya konkret Polri dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini kepada kalangan pelajar, yang dinilai sebagai kelompok usia strategis sekaligus rentan terhadap risiko kecelakaan di jalan raya.

Kegiatan Goes to School dilaksanakan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kudus dengan menyasar sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Kudus, mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA/SMK). Program ini dilaksanakan secara berkelanjutan dan terjadwal, baik dalam bentuk sosialisasi di ruang kelas, penyuluhan saat upacara bendera, maupun dialog interaktif bersama siswa dan tenaga pendidik.

Kasat Lantas Polres Kudus menjelaskan bahwa pelajar merupakan bagian dari pengguna jalan yang memiliki tingkat mobilitas cukup tinggi, baik sebagai pejalan kaki, pengendara sepeda, maupun pengendara sepeda motor. Namun, pada saat yang sama, masih ditemukan pelajar yang belum memahami secara utuh aturan dan etika berlalu lintas, bahkan nekat berkendara meski belum memenuhi persyaratan usia dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Melalui program Goes to School, Polri hadir memberikan edukasi secara langsung kepada para pelajar agar memahami aturan lalu lintas, pentingnya keselamatan, serta risiko hukum dan keselamatan yang dapat timbul akibat pelanggaran di jalan raya,” ujar Kasat Lantas.

Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas menyampaikan berbagai materi penting, antara lain pengenalan rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, tata cara menyeberang yang aman, penggunaan helm standar SNI, kewajiban penggunaan sabuk pengaman, hingga larangan penggunaan ponsel saat berkendara. Selain itu, petugas juga menekankan pentingnya kelengkapan kendaraan dan perilaku berkendara yang beretika, seperti tidak kebut-kebutan, tidak berboncengan lebih dari satu orang, serta mematuhi lampu lalu lintas.

Edukasi disampaikan dengan metode yang komunikatif dan mudah dipahami, disesuaikan dengan usia dan tingkat pendidikan siswa. Untuk menarik minat pelajar, petugas juga menggunakan contoh kasus nyata kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia pelajar, sebagai bentuk pembelajaran agar kejadian serupa tidak terulang. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan pesan keselamatan dapat diterima dan dipahami secara utuh oleh para siswa.

Lebih lanjut, program Goes to School juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesadaran hukum kepada para pelajar. Polri mendorong siswa untuk tidak hanya menjadi pengguna jalan yang patuh aturan, tetapi juga menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah dan keluarga. Peran pelajar sebagai agen perubahan dinilai sangat penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Polri juga mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk berperan aktif dalam mengawasi dan mengedukasi anak-anak terkait keselamatan berlalu lintas. Sinergi antara Polri, sekolah, dan keluarga menjadi faktor kunci dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia pelajar.

Sebagai bagian dari tugas Polri dalam menjaga kamtibmas, program Goes to School merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Edukasi lalu lintas sejak dini diharapkan dapat membentuk karakter pelajar yang disiplin, taat hukum, dan peduli terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Ke depan, Polri berkomitmen untuk terus mengembangkan program Goes to School dengan materi yang lebih variatif dan metode yang lebih inovatif, agar pesan keselamatan berlalu lintas semakin efektif dan berkelanjutan. Dengan langkah ini, diharapkan tercipta generasi muda yang sadar berlalu lintas, sehingga mampu mendukung terwujudnya keamanan dan ketertiban lalu lintas yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Kudus dan Indonesia secara umum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *