Kasus Love Scamming atau penipuan berkedok asmara telah banyak memakan korban terutama Perempuan.
Hati-hati yaa buat para pengguna media Sosial yang aktif dan ikut aplikasi kencan, soalnya para pelaku membangun hubungan intens dengan korban lewat medsos atau aplikasi percakapan.
Yuk, bagi Perempuan dan anak-anak lebih tingkatkan kewaspadaan kamu agar tidak sampai menjadi korban penipuan Love Scamming. Beberapa Tips kita bahas agar kalian tidak terjebak dalam cinta palsudibalik modus penipuan.
Apa Itu Love scaming ?
Love Scaming merupakan bentuk penipuan berkedok asmara yang dilakukan secara Online dengan tujuan untuk menahklukkan dan menipu korban, Pelaku melakukan bujuk rayu atau kata-kata manis penuh cinta agar target korban percaya dan mendapat keuntungan pribadi berupa materi.
Bila Tujuan tercapai biasanya pelaku Love Scaning akan hilang kontak atau kabur
Tips Mencegah Love Scamming Bagi Perempuan
- Hati-hati dengan orang tidak dikenal di dunia maya, jangan mudad percaya dengan sikap orang yang tidak dikenal yang baik terhadap kita
- Jangan Sampai percaya Kata-kata Cinta dan jangan mudah rayuan atau gombalan
- Perhatikan tanda-tanda penipuan seperti permintaan uang atau Informasi pribadi yang tidak harus diperhatikan
- Hati-hatilah terhadap siapapun yang meminta Informasi pribadi seperti Alamat, rekening, atau nomor jaminan sosial
- Jangan mengirim uang kepada seseorang yang belum pernah kamu temui secara langsung
- Berhati-hatilah menggugah foto, Video, kata-kata media sosial ini berpotensi pelaku dapat mempelajari korban di media sosial
- Kenali identitas poto dan unggahan orang yang mengajak kenalan di medsos
- Hindari bertemu langsung sebelum terlalu terlibat secara emosional
- Curigai pesan yang tidak diminta dari orang asing di medsosatau aplikasi kencan
- Teliti Profil dan latar belakang orang tersebut sebelum terlibat dalam Komunikasi atau pertemuan apapun
- Percaya Insting kita dan mintalah nasihat teman atau anggota keluarga terpercaya jika kamu mencurigai sesuatu hal
Modus Pelaku
Menggunakan media Online seperti medsos atau aplikasi percakapan
Menggunakan identtas palsu
Selalu punya alasan untuk tidak Video Call, telepon hingga bertemu di dunia nyata
Cepat mengatakan cinta dan mengajak ke jenjang yang lebih serius/ menikah
Selalu memiliki alas an selalu membutuhkan uang karena darurat