Kudus – Polres Kudus memberikan pelatihan pemahaman Artificial Intelligence (AI) kepada ratusan siswa SMK Negeri 1 Kudus. Sebanyak 399 siswa mengikuti program Pelatihan Paham Ai yang digelar di sekolah tersebut, Senin (7/9/2026).
Kegiatan ini melibatkan 30 trainer dari Polres Kudus. Para siswa mendapatkan materi seputar pemanfaatan Ai, keamanan digital, pengembangan potensi diri hingga peluang pendidikan dan karier.
Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasat Binmas Polres Kudus AKP I Kadek Dwi Pramartha Putra mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan membekali generasi muda agar mampu mengikuti perkembangan teknologi secara positif dan bertanggung jawab.
“Perkembangan Ai saat ini sangat cepat dan sudah masuk ke berbagai aspek kehidupan. Kami ingin para pelajar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami bagaimana memanfaatkannya secara bijak, kreatif dan produktif,” kata AKP Kadek.
Dalam pelatihan tersebut, siswa diperkenalkan dengan platform Senopati Academy. Sejumlah fitur edukasi diberikan, mulai dari pembelajaran Ai, teknik membuat prompt, eksplorasi karier, informasi beasiswa, hingga simulasi IELTS dan TOEFL.
Selain pembelajaran teknologi, para siswa juga mendapatkan edukasi mengenai ancaman kejahatan siber. Materi dikemas secara interaktif melalui pre-test, pembelajaran sejumlah modul, hingga post-test.
AKP Kadek mengatakan, pemahaman digital menjadi penting agar pelajar tidak mudah menjadi korban maupun terlibat dalam penyalahgunaan teknologi.
“Teknologi memberikan banyak manfaat, tetapi juga memiliki risiko. Karena itu, literasi digital harus dibangun sejak dini agar generasi muda mampu menggunakan teknologi secara aman dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Salah seorang siswa SMK Negeri 1 Kudus mengaku mendapat pengalaman baru dari pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pemahaman bahwa Ai dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk mencari informasi, tetapi juga mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan masa depan.
“Kami jadi lebih tahu bagaimana menggunakan Ai dengan benar dan bijak. Selain itu juga mendapat informasi tentang potensi diri, karier, hingga pendidikan,” ungkap salah seorang siswa.
Sebanyak 399 peserta mengikuti pelatihan hingga selesai dan seluruhnya mendapatkan sertifikat. Polres Kudus berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan literasi digital sekaligus membentuk generasi muda yang cakap menghadapi perkembangan teknologi.