Kudus – Polsek Undaan melaksanakan pengamanan kegiatan Sedekah Bumi yang menjadi tradisi tahunan masyarakat Desa Undaan Tengah, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Minggu (12/7/2026). Pengamanan dilakukan sejak sebelum kegiatan dimulai hingga seluruh rangkaian acara selesai guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Sedekah Bumi merupakan salah satu tradisi budaya yang masih terus dilestarikan oleh masyarakat Desa Undaan Tengah sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat dan karunia, khususnya hasil panen yang melimpah. Tradisi ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat nilai gotong royong, serta menjaga kelestarian budaya warisan leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Balai Desa Undaan Tengah tersebut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan warga yang antusias mengikuti rangkaian acara. Sebelum hiburan dimulai, masyarakat melaksanakan doa bersama sebagai ungkapan syukur dan harapan agar desa senantiasa diberikan keselamatan, kesejahteraan, serta hasil pertanian yang semakin baik.
Sebagai hiburan rakyat, panitia menghadirkan pagelaran seni ketoprak Panji Anom dari Desa Kutuk, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, yang dipimpin oleh Supardiyono, S.Pd. Dalam kesempatan tersebut dipentaskan lakon “Macan Lopandak Pemberontakan Rakuti Rasemi”, yang mengangkat nilai-nilai kepahlawanan, keberanian, serta pesan moral tentang pentingnya menjaga persatuan dan kebenaran. Penampilan para seniman berhasil menarik perhatian masyarakat yang memadati lokasi pertunjukan hingga acara berakhir.
Kapolsek Undaan AKP Uji Andi Haryono mengatakan bahwa kehadiran Polri dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan untuk memberikan rasa aman sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal yang menjadi identitas bangsa.
“Sedekah Bumi merupakan tradisi yang memiliki nilai religius, budaya, dan sosial yang sangat tinggi. Kehadiran Polri melalui kegiatan pengamanan merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, serta bersama-sama melestarikan budaya dan kearifan lokal sebagai warisan yang harus dijaga untuk generasi mendatang,” ujar AKP Uji Andi Haryono.
Ia menambahkan, sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, panitia penyelenggara, serta seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Menurutnya, keberhasilan pengamanan tidak hanya bergantung pada aparat keamanan, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban dan saling menghormati selama kegiatan berlangsung.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat dapat menikmati rangkaian acara dengan nyaman tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti. Keberhasilan pengamanan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus mendukung pelestarian tradisi budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Kudus.