PERAN SEKOLAH DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KALANGAN PELAJAR

Para pelajar adalah generasi harapan bangsa. Mereka diharapkan tekun belajar dan menjalankan pola hidup sehat, agar tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang berilmu, cerdas, kuat, dan berdaya saing tinggi, untuk menjalani berbagai profesi, menyambut estapet kepemimpinan, dan menyongsong masa depan yang gemillang dalam berbagai bidang kehidupan. Untuk memenuhi harapan tersebut, para orang tua, di desa dan di kota, yang kaya dan yang miskin, rela mengorbankan harta benda demi mendukung pendidikan mereka; para pendidik bekerja keras dengan penuh dedikasi untuk membangun karakter mereka dan membekali mereka dengan ilmu pengetahuan dan ketrampilan; dan pemerintah terus membuat kebijakan-kebijakan pembangunan bidang pendidikan dan mengembangkan program-program pendidikan yang relevan dan bermutu, untuk menghantarkan para pelajar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas. Megiringi para orang tua, guru-guru dan pemerintah, tokoh agama dan tokoh masyarakat terus aktif memberikan pertimbangan- pertimbangan, pengawasan, dan dukungan terhadap berbagai kebijakan atau program pendidikan.

Tetapi kenyataan tidak selalu sejalan dengan keinginan. Banyak pelajar yang malas belajar dan terlibat dalam berbagai kasus penyalahgunaan Narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar. Banyak diantara mereka yang tidak hanya mengorbankan pendidikan, tetapi juga harus merelakan masa depan mereka ditelan zaman, karena menjadi pecandu acute yang mengalami kerusakan fisik, mental, dan kejiwaan yang sulit disembuhkan. Mereka tidak hanya mengecewakan diri sendiri, tetapi juga mengecewakan orang-orang yang mencintai mereka, terutama orang tua, saudara-saudara dan guru-guru mereka. Mereka juga mengecewakan nusa, bangsa, dan agama, karena keberadaan mereka menjadi   beban   dan   membawa   pengaruh   negatif   terhadap   situasi   kehidupan   masyarakat lingkungannya.

Berdasarkan efek yang ditimbulkan terhadap pemakainya, narkoba dapat dikelompokkan menjadi empat kategori.

  1. Narkoba yang menimbulkan efek Halusinogen, yaitu efek yang   kokain & LSD  yang digunakan secara berlebihan.
  •  Narkoba yang menimbulkan efek Stimulan, yaitu efek yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak bekerja lebih cepat dari biasanya, sehingga mengakibatkan seseorang lebih bertenaga dan cenderung lebih senang dan gembira untuk sementara waktu.

3.  Narkoba yang menimbulkan efek Depresan, yaitu efek yang bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tidak sadarkan diri. Efek ini dapat dtimbulkan oleh penggunaan Putaw.

4. Jenis Narkoba yang dapat menimbulkan efek Adiktif, yaitu efek yang membuat seseorang akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif, karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak. Efek seperti ini dapat ditimbulkan oleh ganja, heroin, dan putaw.

Peran Sekolah

Masalah penyalahgunaan Narkoba, khususnya di kalangan pelajar, pada dasarnya adalah juga masalah di sekolah-sekolah kita dan masalah kita semua. Merebaknya masalah ini dan banyaknya siswa SD, SMP, dan SMA yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba, adalah salah satu indikator belum maksimalnya peran sekolah  dalam pembinaan peserta didik.

Selain di lingkungan keluarga, peserta didik banyak menghabiskan waktu di lingkungan sekolah. Sikap, perilaku, dan kebiasaan mereka banyak ditentukan oleh pengalaman yang mereka peroleh di sekolah. Jika sekolah dapat menjalankan fungsi edukasinya dengan baik, tentu mereka tidak mudah terseret ke dalam lumpur Narkoba. Setiap hari peserta didik menghabiskan waktu sekitar 6 (enam) jam, dari pukul 07.00 hingga pukul 13.00, di lingkungan sekolah. Bahkan untuk sekolah tertentu yang menerapkan pola full day school, para peserta didik menghabiskan waktu hingga 9 (sembilan) jam sehari, dari pukul 07.00 hingga pukul 16.00, di lingkungan sekolah. Jika dalam rentang waktu tersebut pihak sekolah mampu secara efektif melakukan pembinaan, tentu para pelajar akan dapat terhindar dari masalah penyalahgunaan Narkoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *